Lagu 'Tor Monitor, Ketua' yang tengah viral ternyata diambil dari inspirasi seorang pelawak legendaris, Kadir. Hal ini diungkapkan oleh penyanyi rap asal Gorontalo, Ecko Show, saat menghadiri peng颁an AMI Awards 2025.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Ecko Show mengekspresikan rasa syukurnya atas pencapaiannya dan menjelaskan proses kreatif di balik lagu-lagu yang ia ciptakan, termasuk bagaimana budaya populer mempengaruhi karyanya.
Penghargaan AMI Awards 2025
Ecko Show meraih penghargaan AMI Awards 2025 di kategori Solo Rap HipHop dengan lagu berjudul FYP. Saat menerima piala tersebut di Artpreneur, Lotte, Kuningan, Jakarta Selatan, Ecko merasa bahagia dan terkejut.
"Alhamdulillah senang. Gak nyangka bisa dapat piala AMI Awards ini," ungkap Ecko Show dalam sesi wawancara setelah acara, menunjukkan rasa syukurnya atas pengakuan tersebut.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Proses Kreatif di Balik Lagu
Selain lagu FYP, Ecko Show juga menjelaskan tentang lagu lainnya berjudul Orang Baru Lebe Gacor, yang terkenal dengan potongan lirik 'Tor Monitor, Ketua'. Dia menjelaskan bahwa lagu tersebut berakar dari isu-isu politik yang tengah hangat diperbincangkan di masyarakat.
"Lagu itu tentang kejadian politik, apa, hal-hal yang isu-isu yang lagi hangat di Indonesia lah. Dari sering dengar curhat di tongkrongan," ucapnya, menggambarkan cara ia mendapatkan inspirasi dari lingkungan sosial.
Inspirasi dari Pelawak Kadir
Ecko Show menyebutkan bahwa lirik 'Tor Monitor, Ketua' terinspirasi dari gaya komedi Kadir yang khas. Menurutnya, penggunaan elemen tersebut menjadi penting dalam penulisan lirik yang menarik.
"Dari pelawak, Kadir (Srimulat). Biasanya itu kan kata akhirnya itu ditaruh di depan kan. Jadi terinspirasi dari beliau," jelas Ecko Show. Ia menambahkan, "Itu liriknya tetap, awalnya itu bukan kayak gitu. 'Monitor ketua,' gak ada, tornya di depan. Cuma waktu itu saya lagi buka TikTok, muncul video itu, 'Tes, sate'. Jadi saya, 'Oh iya bagus nih, tornya ditaruh di depan'."
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: