Kiky Saputri, seorang komika ternama, pernah bergelut sebagai guru honorer dengan gaji terbatas selama hidupnya. Ia mengungkapkan penghasilannya hanya sebesar Rp 600 ribu per bulan, yang mengharuskannya mengatur keuangan dengan sangat cermat.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Selama masa sulit tersebut, Kiky menunjukkan ketangguhan dan kreativitas dalam menghadapi tantangan hidupnya. Pengalaman ini membentuk karakternya yang kini dikenal luas di industri hiburan.
Kondisi Keuangan yang Menantang
Kiky Saputri mengisahkan pengalamannya ketika menjadi guru honorer, di mana gaji minimnya menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Gaji gue Rp 600.000 sebulan kan dulu," ungkapnya.
Dengan kondisi keuangan yang terbatas, Kiky harus berfikir keras untuk mengatur pengeluaran setiap harinya. Ia menceritakan, "Kayak kita cuma punya duit Rp 10.000, gimana caranya kita atur buat makan sama buat naik Metro Mini."
Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Mencari Penghasilan Tambahan
Untuk menambah penghasilannya, Kiky memanfaatkan latar belakang pendidikannya dengan memberikan les privat. Aktivitas ini menjadi salah satu cara untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
"Dari zaman kuliah udah kerja les-les privat gitu kan, ngajar ke rumah-rumah. Jadinya alhamdulillah masih punya uang buat jajan sama buat kuliahlah waktu itu," imbuhnya. Ini menunjukkan dedikasi Kiky dalam pendidikan meskipun menghadapi situasi yang tidak ideal.
Kenangan Masa Sekolah dan Kuliah
Kiky juga mengingat masa-masa berharga saat bersekolah dan kuliah. Ia mencurahkan kerinduannya terhadap pengalaman berbagi waktu dengan teman-teman.
"Ya pasti ada kangen-kangennya kumpul sama teman-teman, makan di kantin, nongkrong-nongkrong di pendopo, ngeliatin senior-senior ganteng. Pasti ada ada kangennya banget," katanya, menggambarkan pentingnya hubungan sosial dalam hidupnya.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: