Selebgram Julia Prastini yang lebih dikenal sebagai Jule, akhirnya mengakui isu perselingkuhannya dengan seorang petinju. Dalam unggahannya di media sosial, Jule meminta maaf kepada suaminya, Na Daehoon, dan ketiga anaknya.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Foto-foto mesra Jule dengan petinju tersebut sempat viral di media sosial, memicu spekulasi mengenai hubungan rumah tangganya. Jule, yang kini berusia 25 tahun, menyatakan bahwa dia menyadari dampak dari perbuatannya ini.
Pengakuan dan Permintaan Maaf
Dalam surat terbuka yang dibagikan melalui Instagram, Jule memulai dengan sapaan hangat kepada pengikutnya. 'Assalamu'alaikum Wr Wb. Halo teman-teman, pertama saya mau menyampaikan bahwa saya membuat tulisan ini dengan segenap kerendahan hati dan penuh harapan agar teman-teman bisa menyikapinya dengan hati yang lapang terbuka,' tulisnya.
Jule mengakui perselingkuhannya dengan jelas tanpa mengelak. 'Saya tahu, akhir-akhir ini banyak hal yang beredar tentang kehidupan pribadi saya. Saya tidak mau mengelak atau mencari alasan dan sadar bahwa masalah pribadi saya sudah berdampak ke banyak pihak,' imbuhnya.
Ia mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas tindakannya, meminta maaf kepada orang tua, suami, anak-anak, dan semua yang merasa kecewa. 'Dari hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada orang tua saya, Daehoon, anak-anak saya,' tambahnya.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Dampak dan Permohonan untuk Netizen
Fokus Jule tidak hanya pada permohonan maafnya, tetapi juga pada dampak yang ditimbulkan. Di tengah hujatan netizen, ia meminta agar orang-orang di sekitarnya tidak menjadi sasaran. 'Saya mohon kepada teman-teman untuk tidak mengganggu dan menghujat orang-orang terdekat dan teman saya,' pintanya.
Jule menegaskan bahwa kesalahan ini adalah permasalahannya semata, yang tidak melibatkan orang lain. 'Permasalahan ini murni urusan dan kesalahan saya, sama sekali tidak ada hubungan dengan orang-orang terdekat saya maupun brand atau pihak yang bekerjasama dengan saya,' tegasnya.
Sebagai seorang ibu, Jule merasa bersalah atas keputusan yang diambil dan menyadari akan banyaknya yang kecewa. 'Saya sadar telah mengecewakan banyak orang, dan saya benar-benar menyesal atas kesalahan yang terjadi,' ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan
Meskipun situasi yang dihadapi cukup sulit, Jule tetap optimis untuk memperbaiki diri. 'Saya tahu kepercayaan itu tidak mudah dibangun, namun saya berjanji akan memperbaiki diri serta menjadikan ini pelajaran berharga agar tidak terulang kembali,' ujarnya.
Ia menutup surat terbukanya dengan ungkapan rasa terima kasih kepada mereka yang masih memberikan dukungan. 'Terima kasih untuk semua yang masih mau memberi dukungan dan kesempatan,' pungkasnya.
Dengan pengakuan ini, diharapkan Jule bisa segera bangkit dan mendapatkan kembali kepercayaan yang telah pudar.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: