Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 10:36 WIB

Wulan Guritno: Penampilan dan Respon Positif di Era Media Sosial

Author

Wulan Guritno: Penampilan dan Respon Positif di Era Media Sosial

Artis peran Wulan Guritno menjadi sorotan setelah video viral menunjukkan penampilan wajahnya yang tidak mulus.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Dengan berani, Wulan membagikan foto wajahnya untuk mengingatkan agar penilaian fisik tidak menjadi fokus utama.

Respons Wulan Guritno

Saat banyak orang berfokus pada kekurangan fisik, Wulan Guritno justru memilih merespons dengan pendekatan positif. Dalam unggahan di Instagram-nya, ia heran dengan sikap netizen yang menganggap bekas luka dan ketidaksempurnaan sebagai hal yang luar biasa.

"Lucunya ya, kadang bekas luka bisa bikin orang lupa kalau kita juga manusia," tulis Wulan, menekankan bahwa kita semua memiliki kelemahan.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Melalui unggahannya, ia menyampaikan bahwa setiap orang berhak mendapatkan penghormatan, terlepas dari penampilannya. Hal ini menunjukkan bahwa ia ingin menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Fenomena di Media Sosial

Perbincangan tentang penampilan Wulan tidak muncul tanpa alasan, dengan foto-foto adegan dari film terbarunya menjadi perhatian warganet. Kondisi kulitnya yang tidak mulus menjadi sorotan, menciptakan beragam komentar dari netizen.

Sikap netizen seolah berperan sebagai juri yang memberikan penilaian tentang penampilan artis. Wulan tidak segan untuk menyindir sikap ini dalam salah satu unggahannya, "Semua orang tiba-tiba jadi juri," menegaskan bagaimana mudahnya orang memberi penilaian tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain.

Kekuasaan Media Sosial

Media sosial telah merubah cara kita berinteraksi dan mengekspresikan pendapat. Dengan satu klik, pernyataan dapat menyebar luas dan mempengaruhi pandangan banyak orang dalam waktu singkat.

Wulan Guritno membuktikan bahwa meskipun media sosial seringkali menjadi tempat untuk menghakimi, ada juga pihak yang berusaha memberikan pandangan lebih manusiawi. Ia menunjukkan bahwa kehadiran kita di dunia ini tidak hanya tentang penampilan luar, melainkan juga tentang bagaimana kita saling menghargai satu sama lain.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU